Call Now: : 0852 8533 5977 (Call) 08999 021 345 (WA)

Connect with us:

Blog Post

Rumah Murah Subsidi Pemerintah


Jakarta -Program KPR subsidi melalui subsidi bunga atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan modifikasi baru kini mulai digulirkan pemerintah. Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang ingin mendapatkan fasilitas ini bisa melakukan langkah awal agar dapat KPR subsidi.

Corporate Secretary Bank BTN Eko Waluyo mengatakan ada tahapan yang bisa dilakukan calon pembeli rumah subsidi. Ia menyarankan para calon nasabah bisa datang ke kantor cabang penyalur FLPP, termasuk Bank BTN. Saat ke bank, calon nasabah KPR juga bisa menanyakan informasi soal lokasi rumah yang terkait FLPP dan menghitung kemampuan nasabah mencicil kredit rumah subsidi, dan fasilitas-fasilitas lainnya.

Pemerintah tahun ini menggandeng 24 bank umum/syariah hingga bank pembangunan daerah BPD untuk menyalurkan FLPP.

“Idealnya mereka tanya ke bank (lokasi rumah), hitung kapasitas kredit dan kemudian cari rumahnya,” kata Eko kepada detikFinance, Selasa (3/3/2015)

Selain itu, calon nasabah KPR juga bisa langsung mencari lokasi rumah yang mereka inginkan, asalkan pengembangnya masuk dalam program FLPP. Cara ini memang punya kelebihan, karena nasabah bisa langsung tahu kondisi kawasan atau hunian yang mereka akan beli. Namun kekurangannya, nasabah tak langsung mudah menemukan lokasi perumahan subsidi, karena tak semua pengembang menyediakan fasilitas ini.

“Sekarang banyak yang langsung datang ke pengembang, karena pengembang juga sudah bisa bantu menghitung angsuran KPR, dan kemudian baru ke bank untuk proses kredit,” katanya.

Calon nasabah juga bisa aktif datang ke pameran-pameran khususnya untuk pameran perumahan non real estate untuk segmen menengah ke bawah.

Seperti diketahui, program terbaru FLPP 2015 antara lain bantuan DP Rp 4 juta, DP hanya 1% (khusus BTN), hingga pemangkasan bunga KPR dari 7,25% jadi 5%/tahun flat hingga 20 tahun.

Persyaratan Pemohon FLPP:

  • WNI dan berdomisili di Indonesia
  • Telah berusia 21 tahun atau telah menikah
  • Pemohon maupun pasangan (suami/istri) belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah
  • Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi : Rp 4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak dan Rp 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  • Memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun
  • Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku

Dokumen yang harus dipenuhi pemohon:

Karyawan (Bergaji Tetap)

  • Form Aplikasi Kredit dilengkapi dengan pas foto terbaru Pemohon dan Pasangan
  • Fotocopy KTP Pemohon dan Pasangan, fotocopy Kartu Keluarga, Fotocopy Surat Nikah/Cerai
  • Slip Gaji Terakhir/Surat Keterangan Penghasilan, fotocopy SK Pengangkatan Pegawai Tetap/Surat Keterangan Kerja
  • Fotocopy NPWP
  • Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat Pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat Pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan

Wiraswasta:

  • Form Aplikasi Kredit dilengkapi dengan pas foto terbaru Pemohon dan Pasangan
  • Fotocopy KTP Pemohon dan Pasangan, fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy Surat Nikah/Cerai
  • SIUP, TDP & Surat Keterangan Domisili serta Laporan Keuangan 3 bulan terakhir
  • Fotocopy NPWP
  • Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat Pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat Pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan

Profesional:

  • Form Aplikasi Kredit dilengkapi dengan pas foto terbaru Pemohon dan Pasangan
  • Fotocopy KTP Pemohon dan Pasangan, fotocopy Kartu Keluarga, fotocopy Surat Nikah/Cerai
  • Fotocopy Izin Praktek
  • Fotocopy NPWP
  • Fotocopy rekening koran/tabungan 3 bulan terakhir
  • Surat Pernyataan belum memiliki rumah dari pemohon dan pasangan
  • Surat Pernyataan belum pernah menerima subsidi rumah dari pemerintah yang dibuat pemohon dan pasangan

FLPP merupakan skema subsidi bunga KPR rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Harga rumah Program FLPP Pemerintah ditentukan batas atasnya oleh pemerintah, termasuk rumah tapak maupun rusun.