Call Now: : 0852 8533 5977 (Call) 08999 021 345 (WA)

Connect with us:

Blog Post

Daftar Proyek Satu juta Rumah Murah di 34 Provinsi


Daftar Proyek Satu juta Rumah Murah di 34 Provinsi

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan program pembangunan perumahan satu juta rumah pada akhir April lalu. Tujuannya agar semakin banyak rakyat Indonesia yang memiliki rumah.

Maklum, angka kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tempat tinggal (backlog) di Tanah Air saat ini mencapai 13,5 juta rumah, ada banyak keunggulan yang ditawarkan pemerintah dari program satu juta rumah tersebut.

Pertama, uang muka (down payment/DP) yang sangat rendah yaitu sebesar 1 persen dari total harga. Ini lebih rendah dari rumah komersial sekitar 20-30 persen.

Tidak hanya itu, dalam program pengadaan rumah di era pemerintahan Jokowi, bunga kreditnya juga diturunkan menjadi 5 persen, di mana sebelumnya 7,5 persen.

Sementara mengenai tenor kreditnya, Maurin mengungkapkan kredit bisa dilakukan dengan jangka waktu maksimal 20 tahun.

“Angsurannya bisa Rp 500 ribu-600 ribu per bulan,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (Pu-Pera) Syarif Burhanuddin saat berbincang dengan Liputan6.com dikantornya, ditulis Senin (11/5/2015).

Adapun ketentuan untuk mendapatkannya, untuk rumah tapak, masyarakat harus memiliki penghasilan maksimal Rp 4 juta per bulan. Sedangkan untuk rumah susun, penghasilan maksimal calon pemiliknya tidak lebih dari Rp 7 juta.

Syarif menjelaskan, pembangunan rumah ini dilakukan secara bertahap, namun dia menyakini proyek ini akan tuntas dalam satu tahun.

Pada tahap pertama ini, sekitar 331.693 hunian murah dibangun, mulai dari 305.727 rumah tapak, 25.678 rusunami, dan 288 rusunawa.

Lalu bagaimana penyebaran pembangunan rumah-rumah murah tersebut?‎ Cek daftar berikut seperti yang diperoleh Liputan6.com dari Kementerian PU-Pera: